Prospek Dan Potensi Kedepan Kawasan Pelabuhan Industri Tanjung Buton
Kamis, 27 Mei 2021
Kawasan Pelabuhan Industri Tanjung Buton adalah suatu kawasan ekonomi yang sangat strategis serta menjanjikan bagi investor untuk berinvestasi.
Apa lagi dalam kawasan tersebut telah berdiri dengan megahnya suatu dermaga atau pelabuhan yang bertaraf internasional, dimana aktifitas bongkar-muat di pelabuhan tersebut mulai menggeliat dengan kehadiran kapal-kapal besar dari mancanegara serta kapal-kapal dalam negeri yang mengangkut berbagai logistik (barang) ke berbagai negara sebagai komoditi ekspor maupun komonditi dalam negeri untuk logistik antar pulau
PT. Samudera Siak Sebagai Badan Usaha Pengelola Pelabuhan tersebut, mendorong para investor yang sudah menjadi mitra kerja BUP PT Samudera Siak untuk meningkatkan lagi investasinya seperti membangun pergudangan, terminal peti kemas, pabrik dan sebagainya serta mengajak para rekan bisnisnya, baik bagi investor luar negeri maupun investor nasional untuk menanamkan modalnya dalam kawasan tersebut.
Sudah tentu kami dari BUP PT Samudera Siak bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, berkomitmen akan membantu dan mempermudah dalam hal pengurusan perizinannya dan itu adalah upaya konkrit kami agar para mitra bisnis yang baru maupun mitra bisnis yang lama untuk berinvestasi dalam kawasan tersebut, tetap menjadi prioritas kami dalam hal membantu perizinannya.
BUP PT Samudera Siak  bekerjasama dengan PT KITB selaku pengelola lahan yang diberi wewenang oleh Pemerintah Kabupaten Siak, senantiasa berkomitment bahwa dalam penyediaan lahan untuk investor tetap terbuka lebar dan tersedia karena lahan di kawasan tersebut sangat luas hingga mencapai 5.000 Ha.
Master Plane nya kawasan tersebut sudah dirancang, begitu juga dengan dokumen amdalnya sudah ada serta letak pelabuhan dalam kawasan tersebut juga sangat strategis karena diapit oleh dua selat yaitu Selat Kuala Terus dan Selat Lalang yang berhubungan langsung dengan pelayaran internasional yaitu Selat Malaka.
Adapun Kamitmen kami yaitu :
(1) Lahan untuk investor senantiasa tersedia
(2) Mempermudah segala bentuk perizinan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di kawasan tersebut.
(3) Tenaga kerja lokal tersedia yang ramah dan bersahabat.
Semboyan kami adalah "Membangun Kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan untuk jangka panjang"
Artikel : BUP PT Samudera Siak

editor : Rajif
Selengkapnya ...
Lakukan Coffee Morning Dengan Stake Holder Dan Pengguna Jasa, Direktur Pt. Samudera Siak Commitment Dalam Memajukan Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton
Rabu, 14 April 2021
Kamis, 8 April 2021, PT Samudera siak lakukan agenda Coffee Morning sekaligus perkenalan Direktur baru bertepat di Hotel Grand Jatra Pekanbaru.

Pada agenda kali ini, Perkenalan Direktur PT. Samudera Siak, dibuka oleh Bob Novitriansyah,SE,MM selaku Pemegang Saham sirkuler PT. Samudera Siak dan juga PLT Direktur PT. Samudera Siak periode 2020-2021 yang disaksikan oleh Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Wigyo, S,Sos, MH serta Seluruh pengguna Jasa yang hadir.

Juprizal,S,Th.I,MH selaku Direktur PT. Samudera Siak periode 2021-2025 berkomitmen dalam memajukan Kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, salah satu bentuk komitmen nya adalah memberikan peluang sebesar-besarnya kepada Investor untuk berinvestasi dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, hal ini disambut baik oleh kepala KSOP Kelas 2 Tanjung Buton, serta mendapat Apresiasi dari Peserta yang Hadir.

Diskusi terkait agenda coffee morning kali ini berlangsung hangat  dengan penuh rasa kekeluargaan, dan banyak pertanyaan dari peserta, serta banyak saran dan masukan terkait peluang investasi yang bisa dilakukan oleh PT. Samudera Siak, hal tersebut disambut baik oleh Juprizal,S,Th.I,MH selaku Direktur, salahsatunya dengan cara menerapkan Pola KPBU ( Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha ) sebagaimana pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat

Penulis : Rajif
Selengkapnya ...
Hasil Seleksi Calon Direktur Pt. Samudera Siak
Rabu, 10 Maret 2021
PANITIA SELEKSI UJI KELAYAKAN & KEPATUTAN (UKK)
CALON DIREKTUR PT. SAMUDERA SIAK
Jl. Raja Kecik, Kp.Rempak, Siak, Kabupaten Siak, Riau 28773
Email: bup.samuderasiak@gmail.com


PENGUMUMAN 
Nomor : 04/KPTS/PANSEL-UKK-PT. SS/III/2021
TENTANG

HASIL AKHIR UJI KELAYAKAN DAN KEPATUTAN (UKK) CALON 
DIREKTUR  PT. SAMUDERA SIAK PERIODE 2021-2025

Berdasarkan hasil penilaian seleksi uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang telah dilaksanakan pada tanggal 05, 16 dan 21 Februari 2021 yang terdiri dari Test Kesehatan, Psikotest, Penyampaian Visi Misi  dan Makalah, Presentasi dan Wawancara, dengan ini Panitia Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Direktur PT. Samudera Siak periode 2021-2025 mengumumkan hasil bahwa :
Saudara JUPRIZAL, S.ThI, MHi sebagai calon Direktur PT. Samudera Siak periode tahun 2021-2025.
Penetapan dan pengukuhan sebagai Direktur PT. Samudera Siak akan dilaksanakan pada saat RUPSLB PT. Samudera Siak.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.


Siak Sri Indrapura, 10 Maret 2021
Panitia Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan
Calon Direktur PT. Samudera Siak,

Ttd


Panitia Seleksi


Admin-Rajif
Selengkapnya ...
Melirik Peluang Pendapatan, Plt Direktur Pt Samudera Siak Tertibkan Vendor Di Pelabuhan Tanjung Buton
Kamis, 03 Desember 2020
Kerjasama operasional Pelabuhan Tanjung Buton antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Perhubungan RI saat ini masih dikelola oleh PT Samudera Siak (SS).

Banyak peluang pendapatan untuk PT SS dalam pengelolaan pelabuhan itu. Makanya dalam waktu dekat vendor-vendor yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Tanjung Buton akan ditertibkan untuk merebut peluang baik itu. 

Plt Direktur PT Samudera Siak, Bob Nofitriansyah menyebutkan vendor lama yang masih beroperasional di Tanjung Buton akan ditertibkan. Ia menilai ada peluang pendapatan bagi PT SS jika hal itu dilakukan. 

"Contohnya ada alat di pelabuhan itu, eskafator untuk menarik muatan dari kapal ke truk, harusnya perusahaan pemilik eskafator itu membayar sewa kepada PT SS, karena beroperasi di wilayah pelabuhan yang dikelola SS," kata Bob.

Selama ini, kata Bob, peluang pendapatan itu sepertinya tidak terbaca oleh Direktur yang lama. Atau bisa jadi kurangnya SDM yang ada selama ini. 

"Walaupun tidak seberapa, tapi ada sisi pendapatan dari sana dan selama ini kawan-kawan tidak melihat itu, padahal itu peluang kita. Sementara sekarang itu dikelola perusahaan bongkar muat. 
Sejatinya peluang itu jangan dibiarkan lewat di depan mata saja, tapi harus diambil peluang itu," kata Bob.

Bob mengatakan, PT SS yang baru berdiri tahun 2013 silam ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa.

Sebagai anak perusahaan BUMD yang masih baru dengan modal kecil, PT SS sudah mampu memberikan deviden yang cukup baik untuk perusahaan induk yakni PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PT Siak Pertambangan Energi (SPE). 

"PT SS ini dibentuk awalnya dengan tujuan memang untuk mengelola pelabuhan Tanjung Button. Karena Pelabuhan Nasional ini adanya di wilayah kabupaten Siak, sehingga harus perusahaan BUMD Siak yang mengelolanya," kata pemilik 70 persen saham di PT SS ini. 

Bob mengakui banyak Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dari daerah lain yang ingin mengelola Pelabuhan Tanjung Buton. Namun kala itu, Pak Bupati (Syamsuar) tidak ingin perusahaan dari luar yang mengelolanya.

"Makanya sejak 2013 dibentuk itu, izin BUP PT SS ini langsung diurus ke Kementrian Perhubungan. Dan prosesnya cuma 4 bulan selesai, maka langsung operasional," kata Bob. 

Sejak Pelabuhan Tanjung Buton dikelola PT SS, kata Bob, terjadi peningkatan kegiatan yang sangat signifikan. Tambat kapal mulai banyak, bongkar muat juga meningkat dan bahkan belum lama ini kami menandatangani perjanjian dengan salah satu perusahaan yang akan menjadi vendor di Pelabuhan Tanjung Button. 

"Dari yang sama sekali tidak ada kegiatan di pelabuhan, sekarang cukup banyak. Dan ini patut kit syukuri. Makanya yang akan memimpin PT SS ini kedepannya harus orang yang memiliki visi misi yang jelas," kata Bob yang dalam waktu dekat akan melakukan seleksi pemilihan Direktur PT SS.

Bob mengakui, banyak pembenahan yang harus dilakukannya dalam internal PT SS, termasuk soal perpanjangan izin kerjasama operasi di Tanjung Buton dengan Kementrian Perhubungan. 

"Karena pelabuhan kita ini pelabuhan kementrian, PT SS selaku pengelola harus melakukan kerjasama pengelolaan dengan Kementerian. Itulah yang sedang diurus perpanjangannya saat ini, jangan sampai lepas ke BUP daerah lain. Ini kita kawal terus supaya tidak lepas ke yang lain, prosesnya sedang berjalan saat ini," sebut Bob lagi.

Sumber : petah.id
Editor : Tim Humas Samudera Siak
Selengkapnya ...
Penandatanganan Pakta Integritas Dan Soft Launching Inapornet Tahun 2020
Minggu, 22 November 2020
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas dan soft launching Inapornet tahun 2020 
Kegiatan penandatanganan Pakta Integritas dan soft launching Inapornet tahun 2020 tersebut dibuka dan disaksikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Indonesia di Aula Pertemuan Kementerian Perhubungan Indonesia Jakarta, hari Rabu tanggal 18 November 2020 dengan peserta dari jajaran Ditjen Perhubungan Laut dan sebanyak 20 Kepala KSOP se Indonesia yang wilayahnya tergabung dengan Inapornet tahun ini serta BUP PT. Samudera Siak, Pelindo 1 2, 3 dan 4 serta BUP PT Krakatau Bandar Indonesia termasuk juga Kepala Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton, Wigyo, S.Sos, MH.
Inaportnet merupakan sistem layanan tunggal berbasis internet yang mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan. Dengan adanya sistem Inaportnet, para pengguna jasa secara online bisa memantau pergerakan kapal dan kontainer sehingga akan meningkatkan transparansi pelayanan. Sehingga tracking dokumen dan container dapat dilakukan dengan mudah dan transparan serta dapat meningkatkan kualitas dokumen dan paperless administration serta dapat mempersingkat waktu pelayanan dari 1-3 hari menjadi 30 menit yang mengakibatkan penurunan biaya logistic. 
Sebelumnya Inaportnet sudah diterapkan di 33 pelabuhan yang ada di Indonesia. Sehingga tahun ini menjadi 53 Pelabuhan setelah dilakukan soft launching 20 Pelabuhan di Indonesia tersebut.
Dirjen Perhubungan Laut dalam kata sambutannya berharap dengan implementasi Inaportnet tersebut maka pelayanan kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu dan tepat guna. Dan semoga semua stakeholder dapat mendukung dan memanfaatkan semaksimal mungkin sistem inaportnet tersebut, sehingga kinerja layanan pelabuhan dapat terus ditingkatkan. 

Tim Humas Samudera Siak
Selengkapnya ...
Bup Pt Samudra Siak Buka Lebar Investasi
Rabu, 04 November 2020
SIAK, RIAULINK.COM - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Samudera Siak melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU kepada tiga investor untuk bekerjasama mempercepat perkembangan di sektor pelabuhan Tanjung Buton Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. 

BUP PT Samudera Siak akan menjalin kerjasama dengan PT Anugerah Wahana Lestari, PT Jambi Tulo Pratama dan PT Waskita Samudera Buana terkait pengadaan bahan bakar minyak solar untuk didistribusikan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Pertemuan pembahasan dilakukan pada Sabtu (24/10) lalu di Pekanbaru. Dalam pertemuan itu, juga dibahas terkait langkah konkrit seperti apa yang akan dilakukan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Rencananya, BUP PT Samudera Siak bersama investor bakal membangun bunker serta melakukan pemasangan pipa ke pelabuhan, guna mensuplai kebutuhan bahan bakar minyak solar baik di darat maupun di laut , serta kepada stockpile yang ada di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Bahan bakar minyak solar tersebut nantinya juga didistribusikan kepada kapal-kapal dalam negeri maupun kapal dari luar negeri yang singgah dan melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Buton.

TERKAIT
Sejumlah Pedagang di Inhil Teriak, Harga Kelapa Tak Kunjung Stabil, Rp 600 per kg di Petani
Harga TBS Sawit Kian 'Mencekik', Warga Siak Menjerit
Tuntaskan Masalah Perkelapaan di Inhil, H. Dani : Sudah Dianggarkan Rp32,7 Miliar
Dolar AS Menguat di Tengah Kekhawatiran Pelambatan Ekonomi Zona Euro
Pengusaha Muda Berbagi Kisah Lewat 'Saudagar Talks'
Manager Public Relations PT Samudera Siak, Rolis SH mengatakan untuk pengembangan kawasan industri Tanjung Buton, PT Samudera Siak membuka keran bagi investor yang mau bekerjasama dengan pihaknya, Bahkan akan mempermudah calon investor untuk menjalin kerjasama terkait pengurusan administrasi dan sebagainya. 

"Kami akan membuka ruang investasi yang seluas-luasnya serta akan memberikan kemudahan kepada calon investor. Insya Allah kami akan berlari untuk percepatan pelabuhan Tanjung Buton ini, " kata Rolis kepada riaulink.com, Selasa (3/11/2020). 

Dengan kerjasama yang dilakukan BUP PT Samudera Siak dengan investor ini, Rolis berharap ke depan kawasan industri Tanjung Buton menjadi perhatian dan dilirik oleh investor lain dari luar negeri.

Untuk percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton, pemerintah kabupaten Siak juga telah menggesa sejumlah program pembangunan di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton itu. Salah satunya program pembangunan sistem air bersih sebagai penunjang fasilitas dan infrastruktur di kawasan pelabuhan tersebut. 

Pembangunan SPAM di pelabuhan Tanjung Buton itu telah dibahas bersama BPPW Riau, Komisi V DPR RI, anggota DPRD Siak dan Bappeda Riau di Pekanbaru beberapa bulan yang lalu. Dan mulai tahun depan sudah dikerjakan. (Wahyu)
Selengkapnya ...
Lakukan Penandatanganan Dengan 3 Perusahaan Sekaligus, Bup Samudera Siak Buka Keran Investasi Yang Seluas Luasnya
Senin, 02 November 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020, BUP PT. Samudera Siak melakukan pertemuan pembahasan serta Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang rencana kerjasama dengan pimpinan perusahaan PT. Anugerah Wahana Lestari, PT. Jambi Tulo Pratama dan PT. Waskita Samudra Buana terkait pengadaan bahan bakar Solar Minyak untuk di distribusikan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, dalam pertemuan yang dilakukan di Pekanbaru , juga dibahas terkait langkah konkrit seperti apa yang akan di lakukan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, Berinvestasi dan membangun bunker serta melakukan pemasangan pipa ke pelabuhan, guna  mensupply kebutuhan bahan bakar Minyak Solar baik di darat mau pun di laut , serta kepada stockpile yang ada di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, juga pendistribusian kepada Kapal dalam negeri maupun Kapal Luar Negeri yang singgah dan melakukan aktivitas bongkar atau muat di Pelabuhan Tanjung Buton, Rolis,SH selaku Manager Public Relations PT.Samudera Siak mengatakan " Mudah mudahan pertemuan dan penadatanganan MoU ini bisa membuka peluang Insvestasi lainnya di pelabuhan Tanjung Buton   dan kami selaku BUP, akan membuka ruang investasi yang seluas-luas nya serta akan memberikan kemudahan kepada calon investor, insha allah kami akan berlari untuk percepatan pelabuhan dan kawasan tanjung buton" demikian tutupnya

Penulis : Rajif
Selengkapnya ...
Bup Pt. Samudera Siak Jalin Kerjasama Dengan Semua Pihak
Kamis, 22 Oktober 2020
PT SS juga menjalin kerjasama tertulis dengan semua pihak. PT Brata Buton Indoperkasa (BBI) siap menghendel jasa trucking. Bahkan sudah menjalin kontrak kerjasama untuk 5 tahun mendatang.

"Kami melihat pelabuhan di Tanjung Buton ini peluangnya sangat besar. Doaminnya ke PT SS, dan kami sudah melengkapi persyaratan dan administrasinya," kata Direktur Utama PT BBI Indra Subrata. 

Dalam hal ini, pihaknya telah menyediakan 30 unit armada truk. Ia juga menggandeng pihak lain untuk melakukan kerjasama. 

"Kami berharap kerjasama ini terjalin dengan baik ke depannya, agar pihak pelabuhan dapat menarik investor lainnya," kata dia.

Ketertarikan pihak perusahaan ini juga dipicu dengan penerapan sistem aplikasi Inaportnet di pelabuhan tersebut. Sebab, jika pelabuhan sudah menggunakan sistem aplikasi maka proses pelayanan sangat efektif. Kepala KSOP kelas II Tanjung Buton, Wigio mengatakan, selain Inaportnet, pihaknya juga mengarahkan BUP untuk menerapkan ecoport.

Ecoport merupakan konsep pelabuhan yang memperhatikan aspek lingkungan, kemudian inaportnet. Inaportnet adalah sistem informasi layanan tunggal secara elektronik berbasis internet untuk mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan.

"ada 5 pilar inaportnet, yakni front end, simpadu, surat persetujuan syahbandar, pelayanan monitoring kontainer dan monitoring pelayanam kapal," terang Wigio.

Ia menerangkan, tujuannya untuk menurunkan biaya logistik dengan memangkas biaya pengurusan DO, meningkatkan kelancaran arus barang dan lain-lain. 


Sumber : tribunpekanbaru.com 
Editor    : Rajif

Selengkapnya ...
Pemerintah Kabupaten Siak Dukung Penerapan Inaportnet Dan Menggandeng Investor Guna Menunjang Kinerja Di Pelabuhan
Kamis, 22 Oktober 2020
Plt Kepala Dinas Perhubungan Siak Junaidi mengemukakan Pemkab Siak sangat mendukung upaya BUP untuk menunjang kerja di pelabuhan. 
"Kami melihat ada kerja sama yang baik antara BUP PT SS dengan KSOP dan BUMD. Kami sangat mendukung kinerja pelayanan pelabuhan Tanjung Buton ini," kata dia.

Ia menguraikan, pelabuhan Tanjung Buton sudah dimulai sejak 2012 lalu. Saat ini BUP PT SS merencanakan penerapan sistem aplikasi untuk memudahkan layanan.

"Ini memang sudah saatnya pelabuhan kita maju," kata dia.

Ia meminta kepada pihak BUP PT SS  agar serius menangani persoalan itu. Apalagi ia melihat sudah ada jasa trucking yang masuk ke pelabuhan tersebut.

"Satu persatu investor sudah masuk ke Tanjung Buton. 

Aplikasi ini sangat sifnifikan untuk penambahan PAD," kata dia.

Dengan adanya aplikasi itu nanti, kapal masuk sudah terdata atau sudah tersistem. Penerapan dan pengembangan ini tergantung kepada BUP PT SS. 

"Kita minta BUP menyiapkan SDM yang handal, serta ketentuan lainnya dengan sungguh-sungguh," kata dia.

Ia juga mengabarkan, sarana  dan prasarana jalan sudah dilelang oleh pusat sebesar Rp147 miliar. Pada 2021 mendatang pihanya akan mengusulkan pembangunan SPAM dan listrik.

"Kita sudah mengusul SPAM, sumber anggaran dari APBN. Mudah-mudahan ini terpenuhi. Ada 3 pokok yang harus dipenuhi adalah listrik, air dan jalan. 

"Tinggal listrik PR  kita. Kita tetap upayakan ini, harus masuk ke pelabuhan. Ini tugas kami agar listrik masuk pada  2021 


Sumber : tribunpekanbaru.com 
Editor    : Rajif
Selengkapnya ...
Pelabuhan Tanjung Buton Terapkan Inaportnet
Rabu, 21 Oktober 2020
Kementrian Perhubungan RI akan menerapkan layanan kapal dan barang berbasis online Inaportnet untuk 25 pelabuhan di Indonesia pada tahun ini. Satu di antaranya, Pelabuhan Tanjung Buton, di Kabupaten Siak, Riau.

Menurut Direktur BUP PT Samudera Siak, Bob Nofitriansyah, diterapkannya Inaportnet tersebut untuk menciptakan pelayanan kapal dan barang yang lebih cepat, valid dan transparan.

"Sudah 33 pelabuhan di Indonesia menerapkan sistem ini. Tahun ini, menyusul 25 pelabuhan lagi. Satu lainnya, Pelabuhan Tanjung Buton. Insya Allah, Akhir November nanti di launching secara serentak," kata Bob kepada Gatra.com, Rabu (21/10) ).

Dengan adanya sistem itu, lanjut Bob, akan mempermudah segala pelayanan di kawasan pelabuhan. Mulai dari pengurusan perizinan kapal, bongkar muat, hingga pengurusan pembayaran.

"Ini dilakukan secara manual. Pengguna jasa di pelabuhan Tanjung Buton harus datang ke KSOP jika menangani semua masalah tadi. Tapi, jika nanti sudah menggunakan sistem Inaportnet, dimana saja bisa dengan mengunakan aplikasi berbasis android," katanya.

Bob mengatakan, di Provinsi Riau, sudah dua pelabuhan menggunakan sistem ini, yakni pelabuhan Pekanbaru dan Dumai. 

Untuk mematangkan penggunaan sistem tersebut, pihaknya juga sudah mensosialisasikan aplikasi itu kepada seluruh pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Buton, mulai dari agen kapal, KSOP dan Asosiasi Tenaga bongkar muat. 

"Tujuan kita mensosialisasikan itu supaya seluruh stakeholder tahu bahwa untuk masuk ke sistem itu menggunakan pin yang terintegrasi langsung ke KSOP. Jadi, untuk mendapatkan pin tersebut, daftar dulu ke KSOP. Kalau persyaratan sudah lengkap, baru dapat pin masuk aplikasi tersebut," ujarnya.

Terpisah, PLT Kadishub Siak, Junaidi mengatakan, pihaknya sangat mendukung terobosan yang dilakukan BUP. Junaidi menyebut, sudah saatnya Pelabuhan Tanjung Buton berbenah agar lebih maju lagi. 

"Inaportnet ini sangat evektif untuk menunjang PAD. Sebab, semuanya sudah tersistem di satu aplikasi. Sekarang, tergantung BUP lagi menyediakan SDM yang harus mumpuni, agar sistem ini berjalan dengan baik," kata Junaidi.

Apalagi, lanjut Junaidi, sarana-prasarana untuk menunjang kemajuan pelabuhan sudah mulai terealisasi. Seperti jalan, air bersih dan listrik.

"Jalan, tahun ini mulai dibangun. Proyeknya senilai Rp147 miliar dan sudah di lelang. Sementara jaringan air bersih, Insya Allah, tahun depan mulai dibangun. Kedua proyek ini dari APBN (pusat). Begitu pula dengan listrik. Kita sudah berupaya tahun depan agar jaringan listrik masuk ke kawasan pelabuhan. Arusnya, sudah ada. Namun harus ada penambahan gardu," ujar Junaidi.


Sumber : www.gatra.com
Selengkapnya ...
Pemkab Siak Dukung Pengelolaan Pelabuhan Tanjung Buton Dengan Skema Ksp
Sabtu, 26 September 2020
Pelabuhan Tanjung Buton yang terletak di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak diyakini berpeluang besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah. 

Pemerintah Kabupaten Siak saat ini terus mendorong percepatan pembangunan di kawasan pelabuhan tersebut. 

Bupati Siak, Alfedri juga mendukung sistem atau skema Kerjasama Pemanfaatan (KSP) aset yang kini tengah diajukan oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Samudera Siak ke Kementerian Perhubungan. 

"Dengan skema KSP diharapkan pengelolaan sektor Pelabuhan Tanjung Buton lebih efektif dan efisien," kata Alfedri.

Bupati Alfedri juga baru meresmikan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (K-TKBM) di Pelabuhan Tanjung Buton, Senin (21/9/2020) yang merupakan mitra bagi BUP PT Samudera Siak dan Pemkab Siak.
"Adanya koperasi TKBM ini akan mampu memberi pelayanan yang baik di sektor pelabuhan. Dan melalui wadah koperasi ini diharapkan dapat menyejahterakan anggotanya," ujarnya. 

Alfedri juga mengatakan, saat ini Pemkab Siak berupaya menggesa sejumlah program pembangunan di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton itu. Salah satunya program pembangunan sistem air bersih sebagai penunjang fasilitas dan infrastruktur di kawasan pelabuhan tersebut. 

"Pekan lalu kami telah membahas percepatan pembangunan SPAM di Kawasan Industrialisasi Tanjung Buton ini bersama BPPW Riau, Komisi V DPR RI, anggota DPRD Siak dan Bappeda Riau di Pekanbaru. Intinya Insya Allah tahun depan sudah dimulai pengerjaannya. Ini upaya pemerintah mendorong minat investor untuk berinvestasi di pelabuhan ini," jelas Alfedri. 

Sementara itu, Direktur PT Samudera Siak Bob Novitriansyah mengatakan, pengajuan sistem kerjasama pemanfaatan (KSP) aset sudah dilakukan pada bulan Agustus 2020 bersama Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Tanjung Buton ke Kementerian Perhubungan. 

"Kami ajukan permohonan KSP selama 50 tahun terkait adanya usulan pembangunan fasilitas baru dan pemeliharaan fasilitas yang ada," katanya. 

Menurut Bob, diajukannya sistem KSP dikarenakan dari meningkatnya kinerja dan pencapaian PT Samudera Siak mengelola Pelabuhan Tanjung Buton dalam kurun waktu tiga tahun belakangan. 

Bob menjelaskan, saat ini sistem kerjasama yang dilakukan BUP PT Samudera Siak dengan negara masih dengan skema Kerjasama Operasi (KSO), yang mana pengelolaan aset belum dapat dikelola PT Samudera Siak secara optimal. 

"Kalau KSO itu bagi devidennya 15 persen kita (PT Samudera Siak) 85 persennya negara. Kalau kita terapkan KSP pembagiannya sebaliknya, dan aset juga bisa dikelola secara maksimal," bebernya.

Bob juga mengatakan seiring berjalannya kegiatan di pelabuhan itu, beberapa investor dari dalam dan luar negeri juga sudah melirik kawasan pelabuhan tersebut. 

Calon investor yang akan berinvestasi dalam waktu dekat ini dari Jakarta. Ia mengatakan investor tersebut kemungkinan akan membangun pergudangan di sana. 

Kemudian juga ada tawaran dari Singapura yang akan berinvestasi membangun tangki CPO atau minyak kelapa sawit di kawasan pelabuhan. 

"Ada juga dari Malaysia, tetapi mereka menunda. Alasannya karena Covid-19," ujarnya.

Direktur PT Samudera Siak itu yakin, jika pemerintah membantu dan mendorong kerjasama tersebut, kawasan pelabuhan Tanjung Buton akan semakin berkembang dan mampu menjadi sumber pendapatan daerah yang besar ke depan.
Selengkapnya ...
Kunjungan Kerja Dari Badan Perencanaan Dan Pembangunan Provinsi Riau
Kamis, 30 Juli 2020

Senin, 27 Juli 2020 Badan Usaha Pelabuhan PT. Samudera Siak mendapat kunjungan kerja dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Provinsi Riau, yang diwakilkan oleh Catur Hariyadi, Kepala Sub Bidang Perdagangan, Industri, Koperasi, Penanaman Modal dan Keuangan , dan di damping oleh Direktur PT.Kawasan Industri Tanjung Buton, bapak Muhammad Suharto serta Staff PT.Samudera Siak, agenda kerja Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah Provinsi Riau tersebut adalah melakukan peninjauan serta  Perencanaan dan Analisa dampak Ekonomi yang ada di masyarakat serta kebutuhan perhitungan peluang serapan Tenaga Kerja yang nantinya akan memberikan dampak  terkait apa yang akan dilakukan kedepannya, semoga Kawasan Industri Tanjung Buton bisa lebih maju kedepannya dan juga Pelabuhan Industri Tanjung Buton bisa menjadi Gerbang Utama di Provinsi Riau dalam melakukan Ekspor Impor dalam negeri serta luar negeri dan bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Siak, imbuhnya

Selengkapnya ...
Aktifitas Loading Cangkang
Kamis, 30 Juli 2020
Aktivitas Loading cangkang sedang berlangsung di Pelabuhan Industri Tanjung Buton yang di ekspor oleh PT. Biomass Fuell Indonesia dan akan di ekspor menuju Jepang, guna menjadi bahan bakar pengganti Batu Bara dalam memenuhi kebutuhan Industri yang ada di Jepang.
Selengkapnya ...