BERITA TERBARU
Prospek Dan Potensi Kedepan Kawasan Pelabuhan Industri Tanjung Buton

Kamis, 27 Mei 2021

Kawasan Pelabuhan Industri Tanjung Buton adalah suatu kawasan ekonomi yang sangat strategis serta menjanjikan bagi investor untuk berinvestasi.
Apa lagi dalam kawasan tersebut telah berdiri dengan megahnya suatu dermaga atau pelabuhan yang bertaraf internasional, dimana aktifitas bongkar-muat di pelabuhan tersebut mulai menggeliat dengan kehadiran kapal-kapal besar dari mancanegara serta kapal-kapal dalam negeri yang mengangkut berbagai logistik (barang) ke berbagai negara sebagai komoditi ekspor maupun komonditi dalam negeri untuk logistik antar pulau
PT. Samudera Siak Sebagai Badan Usaha Pengelola Pelabuhan tersebut, mendorong para investor yang sudah menjadi mitra kerja BUP PT Samudera Siak untuk meningkatkan lagi investasinya seperti membangun pergudangan, terminal peti kemas, pabrik dan sebagainya serta mengajak para rekan bisnisnya, baik bagi investor luar negeri maupun investor nasional untuk menanamkan modalnya dalam kawasan tersebut.
Sudah tentu kami dari BUP PT Samudera Siak bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, berkomitmen akan membantu dan mempermudah dalam hal pengurusan perizinannya dan itu adalah upaya konkrit kami agar para mitra bisnis yang baru maupun mitra bisnis yang lama untuk berinvestasi dalam kawasan tersebut, tetap menjadi prioritas kami dalam hal membantu perizinannya.
BUP PT Samudera Siak  bekerjasama dengan PT KITB selaku pengelola lahan yang diberi wewenang oleh Pemerintah Kabupaten Siak, senantiasa berkomitment bahwa dalam penyediaan lahan untuk investor tetap terbuka lebar dan tersedia karena lahan di kawasan tersebut sangat luas hingga mencapai 5.000 Ha.
Master Plane nya kawasan tersebut sudah dirancang, begitu juga dengan dokumen amdalnya sudah ada serta letak pelabuhan dalam kawasan tersebut juga sangat strategis karena diapit oleh dua selat yaitu Selat Kuala Terus dan Selat Lalang yang berhubungan langsung dengan pelayaran internasional yaitu Selat Malaka.
Adapun Kamitmen kami yaitu :
(1) Lahan untuk investor senantiasa tersedia
(2) Mempermudah segala bentuk perizinan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di kawasan tersebut.
(3) Tenaga kerja lokal tersedia yang ramah dan bersahabat.
Semboyan kami adalah "Membangun Kemitraan yang sehat dan saling menguntungkan untuk jangka panjang"
Artikel : BUP PT Samudera Siak

editor : Rajif
Selengkapnya ...
Melirik Peluang Pendapatan, Plt Direktur Pt Samudera Siak Tertibkan Vendor Di Pelabuhan Tanjung Buton

Kamis, 03 Desember 2020

Kerjasama operasional Pelabuhan Tanjung Buton antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Perhubungan RI saat ini masih dikelola oleh PT Samudera Siak (SS).

Banyak peluang pendapatan untuk PT SS dalam pengelolaan pelabuhan itu. Makanya dalam waktu dekat vendor-vendor yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Tanjung Buton akan ditertibkan untuk merebut peluang baik itu. 

Plt Direktur PT Samudera Siak, Bob Nofitriansyah menyebutkan vendor lama yang masih beroperasional di Tanjung Buton akan ditertibkan. Ia menilai ada peluang pendapatan bagi PT SS jika hal itu dilakukan. 

"Contohnya ada alat di pelabuhan itu, eskafator untuk menarik muatan dari kapal ke truk, harusnya perusahaan pemilik eskafator itu membayar sewa kepada PT SS, karena beroperasi di wilayah pelabuhan yang dikelola SS," kata Bob.

Selama ini, kata Bob, peluang pendapatan itu sepertinya tidak terbaca oleh Direktur yang lama. Atau bisa jadi kurangnya SDM yang ada selama ini. 

"Walaupun tidak seberapa, tapi ada sisi pendapatan dari sana dan selama ini kawan-kawan tidak melihat itu, padahal itu peluang kita. Sementara sekarang itu dikelola perusahaan bongkar muat. 
Sejatinya peluang itu jangan dibiarkan lewat di depan mata saja, tapi harus diambil peluang itu," kata Bob.

Bob mengatakan, PT SS yang baru berdiri tahun 2013 silam ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa.

Sebagai anak perusahaan BUMD yang masih baru dengan modal kecil, PT SS sudah mampu memberikan deviden yang cukup baik untuk perusahaan induk yakni PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PT Siak Pertambangan Energi (SPE). 

"PT SS ini dibentuk awalnya dengan tujuan memang untuk mengelola pelabuhan Tanjung Button. Karena Pelabuhan Nasional ini adanya di wilayah kabupaten Siak, sehingga harus perusahaan BUMD Siak yang mengelolanya," kata pemilik 70 persen saham di PT SS ini. 

Bob mengakui banyak Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dari daerah lain yang ingin mengelola Pelabuhan Tanjung Buton. Namun kala itu, Pak Bupati (Syamsuar) tidak ingin perusahaan dari luar yang mengelolanya.

"Makanya sejak 2013 dibentuk itu, izin BUP PT SS ini langsung diurus ke Kementrian Perhubungan. Dan prosesnya cuma 4 bulan selesai, maka langsung operasional," kata Bob. 

Sejak Pelabuhan Tanjung Buton dikelola PT SS, kata Bob, terjadi peningkatan kegiatan yang sangat signifikan. Tambat kapal mulai banyak, bongkar muat juga meningkat dan bahkan belum lama ini kami menandatangani perjanjian dengan salah satu perusahaan yang akan menjadi vendor di Pelabuhan Tanjung Button. 

"Dari yang sama sekali tidak ada kegiatan di pelabuhan, sekarang cukup banyak. Dan ini patut kit syukuri. Makanya yang akan memimpin PT SS ini kedepannya harus orang yang memiliki visi misi yang jelas," kata Bob yang dalam waktu dekat akan melakukan seleksi pemilihan Direktur PT SS.

Bob mengakui, banyak pembenahan yang harus dilakukannya dalam internal PT SS, termasuk soal perpanjangan izin kerjasama operasi di Tanjung Buton dengan Kementrian Perhubungan. 

"Karena pelabuhan kita ini pelabuhan kementrian, PT SS selaku pengelola harus melakukan kerjasama pengelolaan dengan Kementerian. Itulah yang sedang diurus perpanjangannya saat ini, jangan sampai lepas ke BUP daerah lain. Ini kita kawal terus supaya tidak lepas ke yang lain, prosesnya sedang berjalan saat ini," sebut Bob lagi.

Sumber : petah.id
Editor : Tim Humas Samudera Siak
Selengkapnya ...
Penandatanganan Pakta Integritas Dan Soft Launching Inapornet Tahun 2020

Minggu, 22 November 2020

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut menggelar acara penandatanganan Pakta Integritas dan soft launching Inapornet tahun 2020 
Kegiatan penandatanganan Pakta Integritas dan soft launching Inapornet tahun 2020 tersebut dibuka dan disaksikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Indonesia di Aula Pertemuan Kementerian Perhubungan Indonesia Jakarta, hari Rabu tanggal 18 November 2020 dengan peserta dari jajaran Ditjen Perhubungan Laut dan sebanyak 20 Kepala KSOP se Indonesia yang wilayahnya tergabung dengan Inapornet tahun ini serta BUP PT. Samudera Siak, Pelindo 1 2, 3 dan 4 serta BUP PT Krakatau Bandar Indonesia termasuk juga Kepala Kantor KSOP Kelas II Tanjung Buton, Wigyo, S.Sos, MH.
Inaportnet merupakan sistem layanan tunggal berbasis internet yang mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan. Dengan adanya sistem Inaportnet, para pengguna jasa secara online bisa memantau pergerakan kapal dan kontainer sehingga akan meningkatkan transparansi pelayanan. Sehingga tracking dokumen dan container dapat dilakukan dengan mudah dan transparan serta dapat meningkatkan kualitas dokumen dan paperless administration serta dapat mempersingkat waktu pelayanan dari 1-3 hari menjadi 30 menit yang mengakibatkan penurunan biaya logistic. 
Sebelumnya Inaportnet sudah diterapkan di 33 pelabuhan yang ada di Indonesia. Sehingga tahun ini menjadi 53 Pelabuhan setelah dilakukan soft launching 20 Pelabuhan di Indonesia tersebut.
Dirjen Perhubungan Laut dalam kata sambutannya berharap dengan implementasi Inaportnet tersebut maka pelayanan kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu dan tepat guna. Dan semoga semua stakeholder dapat mendukung dan memanfaatkan semaksimal mungkin sistem inaportnet tersebut, sehingga kinerja layanan pelabuhan dapat terus ditingkatkan. 

Tim Humas Samudera Siak
Selengkapnya ...
Bup Pt Samudra Siak Buka Lebar Investasi

Rabu, 04 November 2020

SIAK, RIAULINK.COM - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Samudera Siak melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU kepada tiga investor untuk bekerjasama mempercepat perkembangan di sektor pelabuhan Tanjung Buton Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. 

BUP PT Samudera Siak akan menjalin kerjasama dengan PT Anugerah Wahana Lestari, PT Jambi Tulo Pratama dan PT Waskita Samudera Buana terkait pengadaan bahan bakar minyak solar untuk didistribusikan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Pertemuan pembahasan dilakukan pada Sabtu (24/10) lalu di Pekanbaru. Dalam pertemuan itu, juga dibahas terkait langkah konkrit seperti apa yang akan dilakukan di areal kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Rencananya, BUP PT Samudera Siak bersama investor bakal membangun bunker serta melakukan pemasangan pipa ke pelabuhan, guna mensuplai kebutuhan bahan bakar minyak solar baik di darat maupun di laut , serta kepada stockpile yang ada di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton. 

Bahan bakar minyak solar tersebut nantinya juga didistribusikan kepada kapal-kapal dalam negeri maupun kapal dari luar negeri yang singgah dan melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Buton.

TERKAIT
Sejumlah Pedagang di Inhil Teriak, Harga Kelapa Tak Kunjung Stabil, Rp 600 per kg di Petani
Harga TBS Sawit Kian 'Mencekik', Warga Siak Menjerit
Tuntaskan Masalah Perkelapaan di Inhil, H. Dani : Sudah Dianggarkan Rp32,7 Miliar
Dolar AS Menguat di Tengah Kekhawatiran Pelambatan Ekonomi Zona Euro
Pengusaha Muda Berbagi Kisah Lewat 'Saudagar Talks'
Manager Public Relations PT Samudera Siak, Rolis SH mengatakan untuk pengembangan kawasan industri Tanjung Buton, PT Samudera Siak membuka keran bagi investor yang mau bekerjasama dengan pihaknya, Bahkan akan mempermudah calon investor untuk menjalin kerjasama terkait pengurusan administrasi dan sebagainya. 

"Kami akan membuka ruang investasi yang seluas-luasnya serta akan memberikan kemudahan kepada calon investor. Insya Allah kami akan berlari untuk percepatan pelabuhan Tanjung Buton ini, " kata Rolis kepada riaulink.com, Selasa (3/11/2020). 

Dengan kerjasama yang dilakukan BUP PT Samudera Siak dengan investor ini, Rolis berharap ke depan kawasan industri Tanjung Buton menjadi perhatian dan dilirik oleh investor lain dari luar negeri.

Untuk percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton, pemerintah kabupaten Siak juga telah menggesa sejumlah program pembangunan di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton itu. Salah satunya program pembangunan sistem air bersih sebagai penunjang fasilitas dan infrastruktur di kawasan pelabuhan tersebut. 

Pembangunan SPAM di pelabuhan Tanjung Buton itu telah dibahas bersama BPPW Riau, Komisi V DPR RI, anggota DPRD Siak dan Bappeda Riau di Pekanbaru beberapa bulan yang lalu. Dan mulai tahun depan sudah dikerjakan. (Wahyu)
Selengkapnya ...
LAYANAN KAMI
VIDEO PROFIL
Visi Perusahaan
Membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Siak dalam memberdayakan Potensi daerah melalui Jasa Kepelabuhanan untuk mencapai kemandirian ekonomi daerah
Misi Perusahaan

1. Menjadikan badan usaha pelabuhan PT. Samudera Siak sebagai salahsatu ujung tombak BUMD dalam mengembangkan ekonomi dan strategi pengendalian ekonomi daerah.

2. Menjadikan Pelabuhan Tanjung Buton sebagai salah satu pintu gerbang kegiatan ekonomi dan simpul jaringan transportasi laut di Provinsi Riau Bagian tengah.

3. Menjadikan Pelabuhan Tanjung Buton sebagai pendukung kegiatan Kawasan Industri Tanjung Buton dan daerah Hinterland yang memiliki sumber daya alam dan menghasilkan berbagai komoditi baik untuk kebutuhan export maupun kebutuhan dalam negeri.